BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan dukungan penuhnya terhadap penyelenggaraan Gelar Inovasi Daerah (GID) 2025 sebagai salah satu program strategis dalam memperkuat budaya inovasi dan kreativitas masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan GID Kabupaten Bogor Tahun 2025 yang digelar di Amphitheater Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Kamis (11/12/25).

GID merupakan agenda tahunan yang pertama kali digelar pada 2016 dan kini memasuki tahun ke-9 pelaksanaannya. Selama hampir satu dekade, GID konsisten menjadi ruang strategis bagi masyarakat, pelajar, akademisi, dan perangkat daerah untuk menampilkan gagasan kreatif, inovasi teknologi, serta terobosan pembangunan yang bermanfaat bagi kemajuan daerah.

Pada penyelenggaraan tahun ini, GID menghadirkan karya-karya unggulan dari enam kategori besar, yakni SMP, SMA, perguruan tinggi, masyarakat umum, puskesmas, serta perangkat daerah. Beragam inovasi yang ditampilkan menunjukkan betapa besar potensi masyarakat Kabupaten Bogor dalam menciptakan solusi pembangunan—mulai dari aspek pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, inovator, serta pihak penyelenggara. Menurutnya, penyelenggaraan GID bukan hanya sekadar perlombaan kreativitas, melainkan momentum memperkuat ekosistem inovasi daerah yang berkelanjutan.

“Saya bangga melihat geliat inovasi di Kabupaten Bogor yang semakin kuat. Ini bukti bahwa kreativitas masyarakat terus tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan,” tegas Bupati.

Rudy menilai, inovasi saat ini menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembangunan. Oleh karena itu, GID hadir sebagai wadah untuk memantik ide-ide baru yang nantinya dapat dijadikan referensi dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Bupati Rudy menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengintegrasikan berbagai inovasi yang memiliki potensi implementatif ke dalam program kerja pemerintah daerah. Ia memastikan bahwa setiap inovasi yang layak diterapkan akan mendapatkan dukungan agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pemkab Bogor tidak hanya memberi ruang bagi inovasi, tetapi juga siap mengadopsi dan mengembangkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Inilah wujud komitmen kita untuk menghadirkan program pembangunan yang adaptif, kreatif, dan berdampak besar,” tambahnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, inovasi tidak akan berkembang tanpa adanya sinergi antara pemerintah, akademisi, pelajar, komunitas masyarakat, dan dunia usaha. GID diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi tersebut, sekaligus memperkuat jaringan inovasi daerah yang lebih luas.