BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memulai langkah persiapan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Simpang Bappenda melalui rapat koordinasi bersama jajaran perangkat daerah terkait. Rapat tersebut berlangsung di Aula Soekarno Hatta, Pendopo Bupati Bogor, Kamis (8/1/2026).
Pembangunan JPO ini bertujuan meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas masyarakat, khususnya pejalan kaki, di kawasan dengan tingkat aktivitas dan kepadatan lalu lintas yang tinggi. Selain itu, pembangunan JPO juga diarahkan untuk mendukung penataan kawasan Simpang Bappenda agar lebih tertib, rapi, dan terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memastikan perencanaan pembangunan infrastruktur berjalan matang dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Pembangunan JPO diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pejalan kaki sekaligus mendukung penataan kawasan Simpang Bappenda agar lebih tertib, rapi, dan terintegrasi,” ujar Rudy Susmanto.
Bupati Bogor menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar kecepatan penyelesaian, tetapi juga harus memperhatikan kualitas, fungsi, serta dampak jangka panjang bagi masyarakat dan kawasan perkotaan. Penataan kawasan, menurutnya, perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari desain JPO, akses jalan, jalur pedestrian, hingga estetika lingkungan.
“Pembangunan JPO bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya menghadirkan rasa aman serta kemudahan mobilitas bagi masyarakat. Infrastruktur yang dibangun harus mampu menjawab kebutuhan keselamatan sekaligus memperkuat wajah kawasan perkotaan,” tegasnya.
Selain membahas aspek teknis pembangunan JPO, rapat koordinasi juga menyoroti penataan kawasan sekitar, potensi dukungan pihak swasta, pengelolaan media informasi dan periklanan, serta penataan ruang publik agar kawasan Simpang Bappenda menjadi lebih hidup, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan seluruh persiapan teknis, desain, dan pelaksanaan pembangunan JPO berjalan selaras, efektif, dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

