DEPOK – Himpunan Mahasiswa Farmasi JGU  berkolaborasi dengan komisariat HMI FEB JGU    menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Shaping the Future of Clinical and Industrial Pharmacy” sebagai upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap arah dan tantangan profesi farmasi klinis dan industri.

Kegiatan berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026, di Lecture Theater 5–6, Jakarta Global University, Kota Depok, dan diikuti mahasiswa lintas kampus serta perwakilan organisasi kemahasiswaan.

FGD menghadirkan dua praktisi kefarmasian, yakni apt. Drs. H. Fauzi Kasim, M.Kes dari bidang farmasi industri dan apt. Kurniatul Hasanah, S.Si., M.Farm dari farmasi klinis. Keduanya memaparkan peran strategis apoteker dalam pelayanan kesehatan, pengembangan obat, serta penguatan industri farmasi nasional.

Diskusi menyoroti peluang karier, tantangan profesi farmasi di era modern, serta kesiapan sumber daya manusia menghadapi perkembangan teknologi kesehatan. Forum ini diharapkan menjadi referensi mahasiswa dalam menentukan pilihan jalur karier klinis maupun industri.

Sekretaris Umum Komisariat HMI (P) FEB JGU, Dio Assalam, mengatakan FGD ini dirancang sebagai ruang diskusi kolaboratif yang melibatkan berbagai perguruan tinggi, di antaranya ISTN dan Universitas Gunadarma.


Materi yang disampaikan pemateri sangat komprehensif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa,” ujarnya.

Ketua Himpunan Mahasiswa Farmasi JGU, Monica, menyebut kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari dosen karena dinilai relevan dengan kebutuhan mahasiswa yang akan menentukan peminatan studi.

“Melalui FGD ini, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih jelas terkait pilihan karier di bidang farmasi klinis maupun industri,” katanya.

Sementara itu, Drs. H. Fauzi Kasim, M.Kes berharap kegiatan ini dapat mendorong lahirnya apoteker yang berintegritas dan profesional.