BOGOR — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa setiap pembangunan di Kabupaten Bogor harus mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan tetap menjaga estetika wilayah serta kelestarian lingkungan. Penegasan tersebut disampaikan seiring upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam melakukan penataan kawasan, termasuk penertiban reklame dan billboard di sejumlah titik strategis.


Hal itu disampaikan Bupati Rudy Susmanto saat memimpin Apel Gabungan Ketertiban dan Pengelolaan Lingkungan di Kecamatan Babakan Madang, Rabu (4/2/2026). Melalui komitmen tersebut, Pemkab Bogor berharap penataan wilayah dan pembangunan berkelanjutan dapat berjalan beriringan demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang tertib, indah, dan lestari.

Bupati Rudy menjelaskan, penataan wilayah telah dilakukan sejak Oktober hingga November 2025, dimulai dari kawasan Gadog hingga perbatasan Kabupaten Cianjur. Dalam proses tersebut, Pemkab Bogor melakukan penertiban terhadap billboard dan reklame yang tidak memiliki izin, serta menata ulang reklame berizin yang dinilai mengganggu keindahan kota atau membahayakan keselamatan pengguna jalan.


“Beberapa billboard yang tidak berizin kita bongkar. Ada juga yang berizin, tetapi mengganggu estetika kota atau berpotensi membahayakan pengguna jalan, itu juga kita tata,” jelas Rudy.

Terkait pemasangan atribut partai politik maupun atribut kegiatan lainnya, Rudy menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak melarang. Namun demikian, ia mengingatkan agar pemasangan atribut tetap memperhatikan aspek estetika dan kepentingan umum.

“Siapa pun boleh memasang atribut partai atau atribut kegiatan lainnya. Tetapi aspek estetika dan kepentingan umum harus tetap diperhatikan. Jika secara estetika kurang tepat atau mengganggu kepentingan umum, tentu akan kita rapikan bersama-sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rudy menyampaikan bahwa langkah penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, setiap arahan Presiden, termasuk kebijakan terkait penataan kawasan dan lingkungan, telah melalui pertimbangan matang demi kepentingan masyarakat luas.

“Apa yang menjadi arahan dan instruksi Presiden akan kita tindak lanjuti secara bertahap. Kita juga akan mengoptimalkan bangunan-bangunan baru maupun lama dengan berkolaborasi bersama seluruh unsur masyarakat,” ujar Rudy.

Selain penataan kawasan, Pemkab Bogor juga memperkuat komitmen terhadap pembangunan yang berwawasan lingkungan. Rudy menekankan bahwa seluruh kantor perangkat daerah harus menjadi contoh dalam penggunaan produk dan material yang ramah lingkungan.