MADIUN – Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun memberikan sosialisasi tentang Operasi Penegakan Disiplin (Opsgaktib) dan Yustisi di Makorem 081/DSJ. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kedisiplinan di lingkungan prajurit dan ASN TNI.
“Sosialisasi ini memberikan gambaran bahwa prajurit dan ASN di lingkungan TNI diharapkan dan harus disiplin,” kata Dandenpom V/1 Madiun Letkol CPM Juni S. Kurniawan dalam sambutannya saat membuka sosialisasi tersebut di Aula Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Senin (23/2/2026).

Juni menyebut Opsgaktib dan Yustisi yang akan digelar serentak oleh satuan Polisi Militer dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Untuk itu, ia meminta seluruh personel tidak perlu merasa takut dalam menghadapi kegiatan tersebut, selama tidak melakukan pelanggaran.
“Opsgaktib dan Yustisi ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tetapi sebagai sarana pengawasan dan pembinaan agar kita semua tetap berada pada koridor aturan yang berlaku,” ujarnya.
Sejalan dengan kegiatan tersebut, ia mengimbau seluruh prajurit dan ASN untuk segera melengkapi administrasi diri, kendaraan, serta kelengkapan lainnya.
Tidak hanya sebagai bentuk kedisiplinan, namun hal itu juga untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.
“Kita sebagai prajurit TNI harus bisa memberikan contoh kepada masyarakat sekitar wilayah Madiun,” tegasnya.
Juni juga menekankan pentingnya menjaga nama baik satuan dan institusi TNI di mana pun bertugas. Menurutnya, setiap pelanggaran sekecil apa pun dapat berdampak pada citra satuan dan institusi secara keseluruhan.

Usai memberikan sosialisasi tersebut, Denpom V/1 Madiun kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan diri dan kendaraan para personel Makorem 081/DSJ.

