MEDAN — Sebagai wujud kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Provinsi Sumatera Utara, TNI AD kembali menurunkan bantuan berupa alat berat dan logistik bahan pangan. Bantuan tersebut tiba pada Minggu, 18 Januari 2026 pukul 08.00 WIB di Dermaga 202 Ujung Baru Pelabuhan Belawan, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.


Kedatangan bantuan tersebut langsung dilakukan pengecekan oleh Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB), Mayjen TNI Hendy Antariksa.

Adapun bantuan bencana alam yang diterima meliputi sembako berupa air mineral sebanyak 74 koli/dus, biskuit Biskuat 74 koli/dus, dan Pop Mie sebanyak 73 koli/dus yang dikirim dari Kostrad dengan tujuan Kodam I/BB. Selain itu, diterima pula bantuan sosial berupa biskuit sebanyak 378 koli/dus dari J-Force untuk Kodam I/BB.

Sementara itu, bantuan alat berat yang diterima antara lain excavator Zeni sebanyak 4 unit dari Mabesad yang akan didistribusikan ke Kabupaten Tapanuli Tengah, alat bor air sebanyak 2 unit dari Kostrad untuk wilayah Tapanuli Tengah, serta jembatan Aramco sebanyak 2 set dari Mabesad untuk Kabupaten Tapanuli Tengah. Selain itu, diterima pula 3 unit excavator Zeni yang akan dikirimkan ke Kabupaten Kutacane, Provinsi Aceh.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asops Kasdam I/BB Kolonel Inf Eko Antoni Chandra Lestianto, Kabekangdam I/BB Kolonel CBA Tito Simanjuntak, serta Kazidam I/BB Kolonel Czi Adi Ilham Zamani.

Kepada awak media, Pangdam I/BB menjelaskan bahwa bantuan bencana alam ini diterima untuk mendukung pemulihan wilayah yang terdampak bencana alam, khususnya banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu.


“Sebelumnya, Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga telah melakukan peninjauan langsung ke Kabupaten Tapanuli Tengah. Masih terdapat banyak lokasi yang perlu dibersihkan pasca banjir bandang, serta sejumlah jalan dan jembatan yang harus dibenahi agar akses masyarakat kembali lancar,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut disampaikan bahwa seluruh bantuan tersebut akan segera disalurkan ke Desa Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, serta wilayah lain yang membutuhkan.

Pangdam juga menekankan pentingnya pengecekan terhadap seluruh bekal bantuan sesuai tujuan pengiriman guna mencegah kerusakan. “Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam mendukung penanganan darurat bencana alam di wilayah Provinsi Sumatera Utara,” tegas jenderal bintang dua yang pernah menjabat sebagai Dankoopssus TNI tersebut.