Jalesveva Jayamahe
JAKARTA — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten jajaran Komando Armada I bergerak cepat melaksanakan aksi penyelamatan dan evakuasi terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM Inti Mariana 7 yang mengalami kebakaran hebat di perairan Selat Sunda, Rabu (18/02/2026).

Respons cepat diawali saat Jaga Kodal Lanal Banten menerima informasi kebakaran kapal pada pukul 08.45 WIB. Melalui pemantauan kamera Surveillance Delivery System (SDS), terpantau kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi dari tengah laut. Menindaklanjuti laporan tersebut, Komandan Lanal Banten segera memerintahkan unsur operasional RBB Pulau Deli untuk bergerak menuju lokasi guna melaksanakan evakuasi dan penanganan medis darurat.
KM Inti Mariana 7 (114 GT) yang mengangkut 31 ABK diketahui bertolak dari Muara Baru, Jakarta, menuju perairan Panaitan. Berdasarkan keterangan nakhoda, Mukriyanto (53), api pertama kali muncul dari ruang mesin. Seluruh ABK sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun api dengan cepat membesar dan menjalar ke tangki bahan bakar minyak (BBM). Demi keselamatan jiwa, nakhoda akhirnya menginstruksikan seluruh kru untuk menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.
Dalam proses evakuasi yang dilaksanakan oleh prajurit TNI AL bersama kapal ikan yang melintas di sekitar lokasi, tercatat 31 ABK berhasil tertangani, dengan rincian 28 orang selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 2 orang lainnya masih dalam pencarian intensif.
Korban selamat segera dibawa ke Balai Pengobatan (BP) Lanal Banten untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan. Sementara korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Panggung Rawi. Seluruh barang pribadi ABK dilaporkan hangus terbakar, dan hanya dokumen kapal yang berhasil diselamatkan oleh nakhoda.

Lanal Banten telah berkoordinasi dengan Ditpolairud Polda Banten untuk penanganan lebih lanjut. Hingga saat ini, unsur TNI AL masih bersiaga di lokasi guna melanjutkan pencarian terhadap dua ABK yang belum ditemukan.
Aksi cepat tanggap ini merupakan implementasi nyata dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI Angkatan Laut senantiasa responsif dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Demikian Siaran Pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut.

