Aceh Utara - Pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Matang Teungoh, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan progres signifikan. Kegiatan pembangunan yang dikerjakan oleh CV/PT Karya Rizki Sejahtera tersebut mendapat perhatian langsung dari aparat TNI melalui Koramil 29/Langkahan Kodim 0103/Aceh Utara yang aktif memonitor jalannya pekerjaan di lapangan. Kamis (12/3/2026). 


Danramil 29/Langkahan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana. “Kami ingin memastikan pembangunan Huntara ini berjalan lancar sehingga masyarakat yang sebelumnya terdampak banjir bisa segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak,” ujar Danramil saat meninjau lokasi pembangunan.

Babinsa yang berada di lapangan juga terus memantau perkembangan pembangunan serta berkoordinasi dengan para pekerja. Ia menjelaskan bahwa progres pembangunan di beberapa titik sudah hampir rampung. “Kami setiap hari mengecek perkembangan pekerjaan, mulai dari pondasi, rangka hingga instalasi listrik agar semua berjalan sesuai rencana,” ungkap Babinsa.

Untuk pembangunan di titik pertama Dusun Pante Jelatang sebanyak 5 unit Huntara saat ini telah mencapai progres sekitar 96 persen. Sementara di titik kedua Dusun Pante Ngang sebanyak 20 unit telah mencapai sekitar 95 persen, dan di titik ketiga Dusun Teungoh sebanyak 5 unit Huntara juga hampir selesai dengan progres sekitar 98 persen.

Salah seorang warga Desa Matang Teungoh mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan Huntara tersebut. “Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan adanya rumah Huntara ini setelah rumah kami terdampak banjir. Terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang sudah peduli kepada kami,” ucapnya dengan haru.

Pembangunan Huntara yang dikerjakan oleh 17 orang pekerja ini diharapkan dapat segera rampung agar masyarakat dapat menempatinya secepat mungkin. Kehadiran Babinsa bersama unsur TNI di lapangan menjadi semangat tersendiri bagi warga, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam upaya pemulihan pasca bencana banjir di wilayah tersebut.