Aceh Utara - Suasana pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di Desa Tanjung Jawa, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara tampak hidup dengan aktivitas para pekerja yang terus menyelesaikan pekerjaan. Di lokasi tersebut, Babinsa Koramil 29/Lkh Kodim 0103/Aceh Utara turun langsung memantau sekaligus mendampingi pembangunan yang dikerjakan oleh CV/PT Fida Teknik Pratama. Selasa (10/3/2026).


Di sela-sela kegiatan, Babinsa terlihat berbincang santai dengan para pekerja yang sedang merakit rangka dan memasang dinding bangunan. Dengan suasana akrab, Babinsa menanyakan perkembangan pekerjaan sekaligus memberi semangat agar pembangunan Huntara dapat selesai tepat waktu. “Tetap semangat ya, kita kerjakan pelan-pelan tapi rapi, supaya warga nanti bisa tinggal dengan nyaman,” ucap Babinsa kepada para pekerja.

Salah satu pekerja di lokasi juga menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa membuat suasana kerja terasa lebih bersemangat. Menurutnya, Babinsa sering datang melihat langsung pekerjaan di lapangan sekaligus memberi motivasi agar pembangunan Huntara bisa cepat selesai dan dimanfaatkan warga.

Saat ini pembangunan Huntara dilakukan di tiga titik lokasi. Titik pertama berada di Dusun Teungku Selimum sebanyak 10 unit dengan progres pekerjaan sekitar 67 persen. Pengecoran lantai dan rangka baja telah selesai, sementara pemasangan dinding GRC dan atap seng terus dikebut oleh para pekerja.

Sementara di titik kedua Dusun Beringin sebanyak 60 unit pembangunan sudah mencapai sekitar 91 persen. Beberapa unit sudah terpasang lengkap mulai dari dinding, atap, pintu, jendela hingga instalasi listrik dan MCK, sehingga sebagian Huntara sudah hampir siap ditempati.

Sedangkan di titik ketiga Dusun Cut Dirawang sebanyak 22 unit, pembangunan masih terus berjalan dengan progres sekitar 45 persen. Dengan jumlah pekerja sekitar 15 orang, pembangunan Huntara tersebut terus dikerjakan penuh semangat. Kehadiran Babinsa di lapangan menjadi bukti kedekatan TNI dengan masyarakat dalam membantu percepatan pembangunan bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal sementara.