Bogor — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor terus mendorong penguatan tata kelola organisasi melalui pembenahan administrasi dan kesekretariatan. Upaya tersebut diwujudkan lewat kegiatan Upgrading Akbar Administrasi dan Kesekretariatan yang dirangkaikan dengan Launching Buku Panduan Administrasi dan Kesekretariatan HMI Cabang Bogor, Sabtu (31/1/2026), di ATP IPB, Cikarawang, Dramaga.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Sekretaris Umum HMI Cabang Bogor, Aldi Ferdiansyah, bersama Sekretaris Umum Kohati HMI Cabang Bogor, Putri Raihan Shakila. Agenda tersebut diikuti oleh pengurus komisariat, badan, dan lembaga di lingkungan HMI Cabang Bogor, dengan fokus utama pada para sekretaris umum sebagai penggerak utama tertib administrasi dan keberlanjutan organisasi.
Ketua Umum HMI Cabang Bogor, Fathan Putra Mardela, menegaskan bahwa administrasi merupakan elemen fundamental dalam menjaga keberlangsungan organisasi kader. Menurutnya, tertib administrasi tidak hanya menyangkut kelengkapan dokumen, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta profesionalitas organisasi.
“Administrasi yang tertata dengan baik menjadi fondasi penting agar roda organisasi berjalan berkelanjutan dan terukur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kohati HMI Cabang Bogor, Fauzia Noorchaliza, menilai buku panduan administrasi ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat kaderisasi struktural. Ia menyebut, keseragaman dan kerapihan administrasi akan mempermudah proses regenerasi kepengurusan dari satu periode ke periode berikutnya.
Peluncuran buku dilakukan secara simbolis dan disaksikan oleh perwakilan KAHMI Bogor. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Ali Yansyah Abdurrahim selaku penyunting buku, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Riset Kependudukan BRIN serta pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum HMI Cabang Bogor periode 2004–2005.
Dalam sesi pemaparan materi, Ali Yansyah Abdurrahim menekankan bahwa administrasi tidak dapat dipisahkan dari proses pembentukan kepemimpinan kader. Menurutnya, administrasi merupakan ruang latihan nilai, amanah, dan tanggung jawab dalam berorganisasi.

“Administrasi bukan sekadar kerja teknis, tetapi amanah dan latihan kepemimpinan. Ketertiban administrasi mencerminkan kedewasaan organisasi dalam mengelola kepercayaan dan tanggung jawab. Jika nilai amanah, syukur, dan ikhlas—serta doa dan ikrar—hidup dalam sistem administrasi, maka organisasi akan kokoh, berkelanjutan, dan melahirkan kader-kader yang siap memimpin dengan integritas,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Bogor berharap Buku Panduan Administrasi dan Kesekretariatan yang telah diluncurkan dapat digunakan secara konsisten oleh seluruh struktur organisasi, sehingga pengelolaan administrasi dan kesekretariatan berjalan lebih tertib, seragam, dan profesional.

