Jalesveva Jayamahe
JAKARTA — TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penanggulangan bencana alam melalui pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak. Kali ini, KRI Teluk Gilimanuk (TGK)-531 diberangkatkan membawa bantuan logistik menuju Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
KRI Teluk Gilimanuk-531 telah menyelesaikan proses embarkasi logistik dalam rangka Operasi Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) di Dermaga Beaching Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, sebagai bentuk dukungan TNI AL terhadap operasi kemanusiaan di wilayah terdampak bencana.

Adapun bantuan logistik yang dimuat meliputi beras kemasan 5 kilogram sebanyak 16,66 ton, air mineral 378 kardus, mie instan 620 kardus, pakaian baru 300 potong, roti kering 4 kardus, gula pasir 42 kilogram, tikar 15 lembar, selimut 10 lembar, tas sekolah 6 buah, sarden 10 kardus, teh 20 kotak, sabun 40 buah, susu SGM 3 kardus, pampers 29 kardus, masker 8 karton, tisu gulung 10 pak, biskuit 17 kardus, puding 8 kardus, serta minyak goreng 42 kemasan. Seluruh bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat terdampak di Provinsi Aceh.
Komandan KRI Teluk Gilimanuk-531, Letkol Laut (P) Erwin Dwi Febrianto, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian embarkasi logistik berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai rencana. Ia menegaskan kesiapan prajurit dan unsur KRI dalam mendukung kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan agar dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pengiriman bantuan ini mencerminkan kesiapsiagaan TNI AL dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui Operasi Gulbencal, sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanggulangan bencana alam dan misi kemanusiaan.



