Tentara Nasional Indonesia (TNI) mematangkan persiapan diplomasi pertahanan dengan menggelar Apel Pasukan Satuan Tugas (Satgas) Patriot III. Gelar pasukan ini merupakan langkah awal dari keberangkatan kontingen yang akan berpartisipasi dalam rangkaian Peringatan Pakistan Day.
Apel pasukan dipimpin oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. dan berlangsung di Lapangan Prima, Mabes TNI, Jakarta Timur, pada Rabu (07/1/2026).

Dalam arahannya, Jenderal Tandyo Budi R. menegaskan bahwa penugasan Satgas Patriot III merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar yang diemban oleh negara. Ia secara khusus meminta seluruh personel yang terlibat untuk senantiasa menjaga sikap, etika, serta nama baik bangsa Indonesia selama menjalankan tugas di luar negeri.
Menurut Wakil Panglima, keikutsertaan TNI dalam peringatan Pakistan Day memiliki makna strategis yang mendalam. Partisipasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi simbol persahabatan dan saling percaya antara Angkatan Bersenjata kedua negara, serta mencerminkan hubungan kerja sama militer yang telah terjalin erat antara Indonesia dan Pakistan.
Gelar pasukan tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan optimal, baik dari segi personel, perlengkapan, maupun materiil yang akan digunakan. Kontingen TNI dijadwalkan mengikuti defile kehormatan bersama pasukan negara sahabat lainnya dalam upacara kenegaraan tersebut.

Partisipasi ini diyakini menjadi sarana penting bagi diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional. Selain sebagai kehormatan, keikutsertaan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan profesionalisme, kedisiplinan, dan kapabilitas prajurit TNI di mata dunia.
Satgas Patriot III terdiri dari prajurit-prajurit terpilih dari lintas Matra (Darat, Laut, Udara) yang telah melalui tahapan seleksi ketat dan akan menjalani latihan intensif. Mereka dipersiapkan tidak hanya untuk menampilkan barisan defile yang prima, tetapi juga untuk membawa citra positif Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi kerja sama dan persahabatan antarbangsa.
Melalui penugasan Satgas Patriot III, TNI berharap hubungan bilateral Indonesia–Pakistan, khususnya di bidang pertahanan dan militer, dapat semakin kuat dan memberikan kontribusi positif bagi stabilitas serta perdamaian kawasan.



