DEPOK — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Depok secara resmi membuka kegiatan Training Raya dalam rangkaian Intermediate Training (Latihan Kader II/LK II) Tahun 2026 di Graha Insan Cita, Kota Depok, Jumat (23/01/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Menjawab Tantangan Kontemporer; Mensinergikan Keteguhan Iman, Perspektif Kontekstual, dan Kebermanfaatan untuk Indonesia”.
Opening ceremonial Training Raya dihadiri sejumlah tokoh nasional, unsur pemerintah, serta aparat keamanan. Hadir di antaranya Anas Urbaningrum, Ketua Umum PB HMI Periode 1997–1999, Dr. Dudi Mi’raz Imaduddin, M.Si., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Depok, jajaran Pengurus Besar HMI, KAHMI, serta unsur TNI dan Polri.

Ketua Umum HMI Cabang Depok Periode 2025–2026, Muhammad Rihandi, menyampaikan bahwa Training Raya merupakan momentum strategis dalam proses pengkaderan HMI untuk menjawab dinamika dan tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, kader HMI dituntut tidak hanya memiliki keteguhan iman, tetapi juga kemampuan membaca realitas secara kontekstual serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
“Training Raya ini diarahkan untuk membentuk kader HMI yang berpegang teguh pada nilai keislaman, adaptif terhadap perubahan sosial, serta mampu memberikan kebermanfaatan nyata bagi Indonesia,” ujar Rihandi dalam sambutannya.
Kegiatan ini diikuti oleh 177 peserta yang berasal dari berbagai cabang HMI di sejumlah daerah di Indonesia. Selain penguatan ideologis dan intelektual, Training Raya juga menjadi ruang konsolidasi kader dalam merespons isu-isu sosial, politik, dan kebangsaan secara konstruktif.

Rangkaian pembukaan ditutup dengan keynote speech Anas Urbaningrum, yang menekankan pentingnya peran kader HMI sebagai insan akademis, pencipta, dan pengabdi dalam menjaga nilai keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan di tengah perubahan zaman yang cepat.

