BOGOR — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memaparkan rencana besar pembangunan Kabupaten Bogor yang akan menjadi prioritas dalam empat tahun ke depan. Rencana tersebut mencakup penyiapan dua kota baru, pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah barat dan timur, serta percepatan infrastruktur strategis. Hal itu disampaikan dalam Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah serta Promosi Investasi Kabupaten Bogor 2025, Rabu malam (25/11/25).

Bupati Rudy menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan daerah persiapan pembentukan Bogor Barat dan Bogor Timur. Sambil menunggu keputusan pemerintah pusat, Pemkab Bogor mulai menyiapkan langkah percepatan melalui pembangunan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru (PPEB) di dua wilayah tersebut.
PPEB Bogor Timur Dimulai 2026
Di wilayah Bogor Timur, pemerintah telah menerima lahan seluas 63,5 hektare di Kecamatan Sukamakmur yang akan menjadi lokasi pembangunan PPEB. Tahap awal pembangunan akan dimulai pada tahun 2026, dan anggarannya telah masuk dalam rancangan APBD 2026.
PPEB Bogor Barat Memasuki Tahap Lanjutan
Sementara itu, pembangunan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Bogor Barat di Kecamatan Cigudeg juga terus berprogres setelah mendapatkan persetujuan administratif dari BKPM. Proses pembebasan lahan sedang berjalan dan pembangunan infrastruktur pendukung akan mulai dilaksanakan pada 2026.

Jalan Tawasul Jadi Tulang Punggung Konektivitas
Selain PPEB, Bupati Rudy memaparkan rencana pembangunan Jalan Tawasul, akses strategis yang akan menghubungkan pusat ekonomi dan permukiman.
“Jalan ini akan menjadi salah satu tulang punggung konektivitas wilayah dalam mendorong pemerataan pembangunan,” ujar Bupati Bogor.



