BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memimpin langsung kegiatan korve penanaman 1.000 pohon di kawasan Gelora Pakansari, Cibinong, Selasa (18/2). Kegiatan tersebut melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran DPRD Kabupaten Bogor, ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, unsur TNI, Polri, serta organisasi kemasyarakatan.


Kegiatan ini merupakan respons rehabilitasi pascabencana angin puting beliung yang menerjang kawasan Gelora Pakansari pada Kamis (12/2) siang, yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di sekitar stadion.

Penanaman pohon tidak hanya menjadi langkah pemulihan pascakejadian, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan, memperluas ruang terbuka hijau, serta meningkatkan ketahanan kawasan terhadap cuaca ekstrem di masa mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Ketua Baznas Kabupaten Bogor, serta jajaran Pemkab Bogor.

Dalam keterangannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa kawasan Pakansari dan ruang terbuka hijau lainnya merupakan aset bersama yang harus dijaga dan dirawat secara kolektif.


“Kita sadar bahwa kawasan Gelora Pakansari dan kawasan hijau lainnya adalah milik bersama, sehingga hari ini kita bersama-sama melakukan penanaman pohon di sekeliling stadion,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahap awal ini ditanam kurang lebih 1.000 pohon dan jumlahnya akan terus bertambah. Berdasarkan hasil inventarisasi, pohon yang tumbang tercatat beberapa puluh batang. Namun, penggantinya tidak hanya sejumlah yang rusak, melainkan ditambah hingga ribuan pohon untuk memperkuat tutupan hijau di kawasan tersebut.


“Beberapa puluh pohon yang tumbang kita ganti, bahkan kita tambah hingga ribuan pohon sekaligus untuk mengisi titik-titik yang sebelumnya belum hijau atau belum ada tanamannya,” jelasnya.

Rudy juga mengungkapkan bahwa seluruh perangkat daerah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Namun, untuk efektivitas pelaksanaan, pelibatan difokuskan pada kecamatan-kecamatan terdekat dari lokasi kegiatan.