MINAHASA UTARA – Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, turut mendampingi Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., dalam kegiatan kunjungan kerja Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Antoni, Ph.D., yang berlangsung di Mangrove Park LPHD Dariaga Mudae, Desa Darunu, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (09/04/2026).

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang pengelolaan hasil hutan, sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada kelompok masyarakat serta kegiatan penanaman bibit mangrove sebagai upaya pelestarian lingkungan pesisir. Dalam kunjungannya, Menteri Kehutanan RI dan rombongan, langsung disambut dengan acara Adat dan Tarian Masamper, dilanjutkan penanaman bibit Mangrove serta foto bersama.
Pada kesempatan itu, Dirjen Perhutanan Sosial, Ibu Catur Endah Prasetiani P.,S.SI.,M.T., menyampaikan laporannya bahwa Desa Darunu telah menjadi fokus pengembangan melalui "Darunu Mangrove Park". Secara teknis Ditjen PSKL umumnya mendukung penguatan kelembagaan seperti BUMDES dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) agar masyarakat dapat mengelola wisata mangrove secara mandiri. Menurutnya, Kawasan ini menjadi lokasi kegiatan literasi keuangan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf ekonomi berbasis pelestarian.
"Kebersihan Perhutanan sosial di ukur dari kemandirian desa dalam mengelola hasil hutan (termasuk jasa lingkungan Mangrove) sehingga mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, sambutan Gubernur Sulawesi Utara yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kehutanan Sulawesi Utara, Rainer Nicko Dondokambey, S. Hut., M.A.P., mengatakan, atas nama Pemerintah Prov. Sulut dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Kehutanan beserta rombongan atas perhatian dan komitmen yang besar terhadap pembangunan sektor kehutanan di daerah kami. Kunjungan ini tentu menjadi suatu kehormatan sekaligus momentum penting bagi kami untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya hutan secara berkelanjutan, lestari, dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
"Melalui kolaborasi yang erat, diharapkan pengelolaan sumber daya hutan dapat berjalan secara berkelanjutan, tetap terjaga kelestariannya, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara," ucapnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Antoni, Ph.D., menyerahan SK Perhutanan Sosial dan penyerahan Bantuan Bibit oleh Dirjen PDASRH, Ir. Dyah Murtiningsih, M.Hum.
Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Antoni, Ph.D., mengatakan, penyerahan SK pada hari ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan pengelolaan kawasan hutan kepada masyarakat. Ia mengharapkan, dengan adanya SK ini, masyarakat dapat memanfaatkan dan mengelola kawasan hutan secara legal, produktif, dan berkelanjutan, sehingga hutan tetap lestari sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Saya berharap kepada seluruh penerima SK dan bibit agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Kelola hutan secara bijak, tanam dan pelihara bibit yang telah diberikan, sehingga program ini dapat memberikan dampak nyata bagi kelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," harapnya.

