BOGOR – Cibinong, Sebanyak delapan rumah warga di Kampung Sampoerna RT 01 RW 04, Kelurahan Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dilaporkan kerap terendam banjir setiap hujan deras mengguyur wilayah tersebut.


Peristiwa terbaru terjadi pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 22.03 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air meluap dari saluran drainase dan masuk ke permukiman warga, bahkan ketinggian air di dalam rumah disebut mencapai setara kolam ikan lele.


Salah satu warga terdampak berinisial DK, yang bekerja sebagai satpam di sebuah pergudangan, mengaku selalu dihantui rasa cemas setiap kali hujan turun. Ia khawatir kondisi rumahnya terendam saat ditinggal bekerja.

“Kalau saya lagi kerja dan rumah kosong, pasti kulkas, mesin cuci, dan semua perabot terendam. Kerugiannya bisa sampai jutaan rupiah,” ujarnya.

Menurut DK, banjir mulai rutin terjadi setelah saluran pembuangan air di sekitar permukiman diduga ditutup oleh proyek pembangunan Perumahan Villa Kebon Raya Cibinong. Selain itu, ukuran drainase yang dinilai terlalu kecil juga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras.

“Sejak saluran itu ditutup, setiap hujan deras pasti banjir. Drainasenya juga kecil, tidak mampu menampung air,” ungkapnya.

Warga menduga tertutupnya saluran utama membuat aliran air tidak berjalan sebagaimana mestinya. Akibatnya, air meluap ke jalan hingga masuk ke rumah warga yang berada di posisi lebih rendah.

Atas kondisi tersebut, warga Kampung Sampoerna berharap pihak terkait, mulai dari Lurah Cibinong, Camat Cibinong, hingga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor segera turun tangan untuk melakukan penanganan.

Mereka meminta agar saluran drainase dinormalisasi dan dibuka kembali guna mencegah banjir berulang yang merugikan masyarakat.