MADIUN — Menghadapi dinamika tantangan di akhir Tahun 2025, mulai dari meningkatnya frekuensi bencana alam hingga ketegangan geopolitik global, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme seluruh Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) TNI.


Hal tersebut disampaikan Panglima TNI dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Letkol Inf Meina Helmi pada upacara bendera di Markas Korem, Jalan Pahlawan Nomor 50, Kota Madiun, Senin (19/1/2026).


Panglima TNI menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit dan ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, serta profesionalisme yang telah ditunjukkan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas demi kepentingan bangsa dan negara.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit dan ASN TNI yang telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang luar biasa dalam menjalankan tugas-tugas mulia untuk bangsa dan negara yang kita cintai,” tegas Panglima TNI.

Menurut Jenderal TNI Agus Subiyanto, keberhasilan TNI dalam menghadapi berbagai tantangan sangat ditentukan oleh kesiapan fisik, mental, serta moral seluruh personel. Oleh karena itu, Panglima TNI memerintahkan agar profesionalisme terus ditingkatkan, baik dalam aspek kemampuan teknis, kondisi fisik, ketahanan mental, maupun disiplin prajurit.

Selain itu, Panglima TNI menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi segala bentuk ancaman, memperkuat soliditas internal TNI, serta menjaga kebersamaan dengan rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan negara.


Di akhir sambutannya, Panglima TNI juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus memelihara sinergitas dan kerja sama antar lembaga pertahanan negara, serta meningkatkan kepedulian terhadap perkembangan lingkungan strategis yang terus berubah secara dinamis.