BOGOR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bogor mengawali Tahun 2026. Dalam apel yang digelar di Cibinong pada Senin (5/1/2026) tersebut, Sekda menekankan pentingnya percepatan kinerja yang lebih terukur dan berorientasi pada hasil, serta mendorong perubahan pola kerja ASN agar lebih fokus pada perumusan kebijakan strategis.
Ajat Rochmat Jatnika menyatakan bahwa apel perdana ini harus menjadi momentum refleksi dan penegasan komitmen untuk bekerja lebih baik dari tahun sebelumnya. Ia mendesak seluruh perangkat daerah untuk tidak hanya berfokus pada aspek teknis pelaksanaan, melainkan juga mampu berperan aktif dalam merumuskan kebijakan yang relevan dengan perkembangan kondisi.
“Kondisi yang terus berkembang harus disikapi dengan kebijakan yang tepat serta pemahaman regulasi yang kuat,” ujar Sekda Ajat dalam arahannya.
Ia mendorong seluruh perangkat daerah agar lebih proaktif mengambil peran dalam proses kebijakan, serta menjadikan pengalaman kerja di Tahun 2025 sebagai pijakan untuk mencapai kinerja yang lebih optimal di Tahun 2026.
“Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan 2026 harus lebih baik dari 2025,” tegasnya.
Sekda Ajat menambahkan, Tahun 2026 ditetapkan sebagai tahun percepatan pembangunan, sejalan dengan komitmen kuat Bupati Bogor dalam melakukan penataan dan perubahan besar di berbagai sektor. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk segera menuntaskan berbagai pekerjaan yang masih tertunda dan memperkuat kolaborasi serta kerja sama lintas sektor.
Soroti Program Hutan Kota
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyoroti salah satu rencana strategis yang akan dijalankan, yakni pembangunan 40 hutan kota di Kabupaten Bogor. Program ini, menurutnya, sejalan dengan visi Bupati Bogor yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan.
“Kita memiliki peluang besar karena Bupati Bogor sangat mencintai alam. Ini menjadi momentum untuk berpikir global namun bertindak lokal, melalui langkah-langkah kecil di wilayah kita yang berdampak pada iklim secara keseluruhan,” ungkapnya.



