Jakarta — Bidang Pembinaan Kejaksaan Republik Indonesia melaksanakan Apel Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026, yang digelar di Aula Lantai 22 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Dr. Hendro Dewanto, S.H., M.Hum., serta diikuti oleh seluruh jajaran pejabat Eselon II dan Eselon III di lingkungan Bidang Pembinaan Kejaksaan RI.


Dalam amanatnya, Jambin menegaskan bahwa pencanangan Zona Integritas menuju WBBM merupakan kelanjutan dari komitmen Reformasi Birokrasi yang telah dibangun secara konsisten, khususnya setelah Bidang Pembinaan berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2021.

“Predikat WBK bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi yang harus terus diperkuat untuk meningkatkan integritas, memperbaiki tata kelola, serta meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan,” ujar Jambin.


Lebih lanjut, Jambin menekankan bahwa predikat WBBM bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.

“Keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak lagi diukur dari banyaknya dokumen yang dihasilkan, tetapi dari perubahan perilaku nyata, tingginya tingkat kepuasan masyarakat, serta kuatnya kepercayaan publik yang mampu kita bangun,” tegasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, turut dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas, Maklumat Pelayanan, serta Komitmen Bersama Pembangunan WBBM. Penandatanganan tersebut menjadi simbol keseriusan dan komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.


Melalui kerja keras, konsistensi, dan kebersamaan seluruh unsur, Jaksa Agung Muda Pembinaan optimistis Bidang Pembinaan Kejaksaan RI mampu meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, sekaligus menghadirkan pelayanan yang profesional dan berintegritas bagi masyarakat.