BOGOR – Cileungsi, Kepala Desa Cipeucang, Gopur Atmaja, menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang sempat beredar dan menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam keterangannya, Gopur menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi tidak mengandung permasalahan signifikan. Ia menyebut, situasi tersebut murni merupakan percakapan biasa yang kemungkinan menimbulkan kesalahpahaman atau ketersinggungan yang tidak disengaja. Selasa, (21/04/2026).

“Tidak pernah ada maksud maupun pernyataan yang mengarah pada tindakan pengusiran atau hal serupa. Semua berlangsung dalam konteks komunikasi biasa tanpa niat negatif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gopur mengakui bahwa informasi terkait kejadian tersebut telah terpublikasi secara luas. Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses komunikasi terdapat kekeliruan.
“Kami dengan rendah hati memohon maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa klarifikasi ini disampaikan bukan untuk memperkeruh situasi, melainkan untuk menjaga hubungan baik yang selama ini terjalin antara pemerintah desa dan rekan-rekan media.
Menurutnya, hubungan kerja yang harmonis perlu terus dijaga dengan menjunjung tinggi sikap saling menghargai dan menghormati.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas, pihak desa juga mengimbau agar dalam berinteraksi ke depan semua pihak dapat memperhatikan situasi dan kondisi. Ia menyarankan agar pihak yang hendak berkomunikasi dapat menunggu waktu yang tepat, terutama ketika kepala desa sedang memiliki kesibukan atau menerima tamu.
“Hal ini penting agar suasana tetap kondusif dan nyaman bagi semua pihak,” pungkasnya.

