BOGOR — Pemerintah Kecamatan Bojonggede menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari pemerintah desa dengan arah kebijakan pembangunan daerah, Berlokasi Gedung Puslitbang Desa Cimanggis, kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Kamis (29/01/2026).

Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, S.STP., M.A, menjelaskan bahwa pembahasan Musrenbang tahun ini difokuskan pada pagu indikatif RKPD 2027. Seluruh usulan pembangunan berasal dari pemerintah desa yang disampaikan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), kemudian diinput dan disinkronkan di tingkat kecamatan.
“Usulan pembangunan baik infrastruktur maupun non-infrastruktur disampaikan desa melalui SIPD, lalu diselaraskan di tingkat kecamatan untuk pelaksanaan pada tahun anggaran 2027,” ujar Tenny Ramdhani.
Ia menambahkan, skala prioritas pembangunan mencakup berbagai sektor penting, di antaranya kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, serta pemberdayaan masyarakat. Namun demikian, sektor pendidikan menjadi fokus utama dalam perencanaan anggaran.

Menurut Tenny, pemerintah memprioritaskan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan, seperti pembangunan ruang kelas baru serta perbaikan dan pembangunan fasilitas sanitasi sekolah.
“Sebesar 40 persen pagu anggaran dialokasikan untuk sektor pendidikan. Dari total sekitar Rp11 miliar, alokasi anggaran pendidikan mencapai kurang lebih 60 persen. Ini merupakan bentuk komitmen kuat pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” tegasnya.
Selain itu, Pemerintah Kecamatan Bojonggede juga memberi perhatian khusus terhadap persoalan anak tidak sekolah. Untuk penanganan masalah tersebut, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan dinas sosial guna melakukan asesmen secara menyeluruh.
“Kami akan berkoordinasi dengan dinas sosial agar penanganan anak tidak sekolah bisa tepat sasaran,” tambahnya.

