Bandung — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat kembali merilis perkembangan terbaru proses identifikasi korban bencana pada Senin malam. Hingga pukul 19.00 WIB, Posko DVI Polda Jawa Barat telah menerima total 50 kantong jenazah, setelah adanya tambahan 10 kantong jenazah pada hari ini.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., didampingi Kabiddokkes Polda Jawa Barat, menyampaikan bahwa proses post-mortem dan ante-mortem terus mengalami perkembangan signifikan.
“Dari keseluruhan kantong jenazah yang diterima, hingga malam ini 34 korban telah berhasil diidentifikasi, bertambah dari sebelumnya 30 korban,” ujar Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
Adapun empat korban tambahan yang berhasil diidentifikasi dan resmi dirilis pada Senin malam adalah sebagai berikut:
PM 41 atas nama Awang Sih (70), teridentifikasi melalui properti, tanda medis, dan data medis gigi.
PM 42 atas nama Wati alias Enok (58), teridentifikasi berdasarkan sidik jari dan tanda medis.
PM 43 atas nama Bayu Nur Cahaya (33), laki-laki, teridentifikasi melalui sidik jari dan data odontologi.
PM 44 atas nama Epon (30), perempuan, teridentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, dan data medis.
Tim DVI Polda Jawa Barat memastikan bahwa proses identifikasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil teridentifikasi. Dengan masih adanya kantong jenazah yang belum selesai diproses, tim DVI dijadwalkan kembali bekerja hingga dini hari, sebagaimana dilakukan pada malam sebelumnya.

