Jalesveva Jayamahe

JAKARTA — Inspektur Korps Marinir (Ir Kormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Ahmad Fajar, mewakili Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., memimpin upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah Kopda Marinir (Anumerta) Ulil Amri secara militer di Lanudal Jakarta, Pondok Cabe, Jumat (13/02/2029).


Almarhum merupakan prajurit Yonif 9 Marinir yang gugur saat menjalankan tugas dalam peristiwa bencana alam di Cisarua, Bandung Barat. Di lingkungan satuannya, almarhum dikenal sebagai prajurit berdedikasi tinggi, disiplin, dan memiliki loyalitas tanpa batas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Prosesi diawali dengan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara untuk dimakamkan secara militer. Setelah penghormatan pasukan dan pengusungan jenazah, almarhum diberangkatkan menuju Palembang, Sumatera Selatan, menggunakan pesawat udara untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.


Hingga saat ini, dari total 23 prajurit yang menjadi korban dalam bencana tersebut, sebanyak 19 orang telah berhasil ditemukan, sementara empat prajurit lainnya masih dalam proses pencarian.

Meski Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah secara resmi menghentikan operasi pencarian umum, Korps Marinir TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan upaya pencarian di lapangan. Langkah tersebut merupakan wujud tanggung jawab moral dan solidaritas korps terhadap para prajurit yang belum ditemukan.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.