BOGOR – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor, memimpin Upacara Peringatan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 Tahun 2025 di Lapangan Panahan, Stadion Pakansari, Cibinong, pada Sabtu (29/11/25).
Dalam amanatnya, Sekda Kabupaten Bogor menekankan pentingnya jati diri Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian integral dari pemerintah dan garda depan pelayanan publik. Tema peringatan KORPRI tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI dalam Mewujudkan Indonesia Maju”, kata Sekda, menjadi pengingat bahwa ASN harus menjadi kekuatan pemersatu dan menjaga kedaulatan birokrasi.

“ASN harus berperan aktif dalam pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bangsa,” ujarnya.
Sekda menambahkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat dan dinamika global. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk terus bertransformasi, adaptif, dan inovatif dalam memberikan pelayanan publik.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan apresiasi atas pelantikan 9.687 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bogor, yang menjadi pelantikan PPPK terbesar tingkat kabupaten di Indonesia.

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh ASN untuk senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, etika, dan citra positif dalam menjalankan tugas maupun dalam interaksi sosial, termasuk penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi dan penjaring aspirasi masyarakat.
“Peringatan HUT KORPRI ke-54 ini juga diwarnai semangat kebersamaan. Setiap peran ASN, sekecil apapun, memiliki kontribusi penting dalam membangun Kabupaten Bogor menuju daerah yang istimewa, berdaya, dan bahagia,” tegasnya.

Di akhir amanatnya, Sekda menegaskan semangat solidaritas ASN Kabupaten Bogor: “KORPRI Kabupaten Bogor, Satu untuk Semua, Semua untuk Satu.”
Upacara ini turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, serta seluruh anggota KORPRI Kabupaten Bogor, dan menjadi momentum penguatan peran strategis ASN sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.



