TUBAN - Di tengah dinamika sosial yang terus berubah, Anggota MPR RI Ratna Juwita Sari menyelenggarakan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI sebagai upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Faleeha Seefood, Kabupaten Tuban.

Sosialisasi ini menempatkan nilai kebangsaan sebagai fondasi utama dalam merawat solidaritas, gotong royong, dan kebersamaan sebagai kekuatan bangsa Indonesia.

Dalam pemaparannya, Ratna Juwita Sari menyampaikan bahwa Empat Pilar MPR RI merupakan nilai dasar yang mampu menjaga kohesi sosial di tengah tekanan ekonomi, perubahan sosial, dan dinamika politik.

Pancasila, khususnya nilai persatuan dan kemanusiaan, menjadi fondasi untuk membangun empati, solidaritas, dan semangat saling menopang antarwarga.

Ia menekankan bahwa ketahanan nasional berawal dari ketahanan sosial di tingkat akar rumput. Ketika masyarakat memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat, maka potensi konflik, perpecahan, dan disintegrasi dapat diminimalisir.

UUD NRI Tahun 1945 juga memberikan mandat kepada negara dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan kehidupan yang adil, aman, dan sejahtera.

Dalam konteks NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, Ratna Juwita Sari mengajak masyarakat untuk menjadikan perbedaan sebagai ruang kolaborasi, bukan kompetisi yang memecah belah.

Ketahanan sosial yang dibangun atas dasar nilai kebangsaan diyakini mampu menjadi benteng bangsa dalam menghadapi tantangan global maupun persoalan internal.

Peserta menilai sosialisasi ini relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini. Diskusi berlangsung hangat dan menunjukkan kesadaran bersama bahwa Empat Pilar tidak hanya berbicara soal negara, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat membangun solidaritas dan keadilan sosial dalam kehidupan sehari-hari.